Menganalisis Karya Seni Rupa Murni

Assalamualaikum, berhubung ada tugas dari sekolah untuk Mata Pelajaran Seni Budaya hari ini saya akan membahas tentang "Menganalisis Karya Seni Rupa Murni", langsung saja Cekidot...
 
1. Pertama, yaitu Borobudur Pagi Hari
Judul : Borobudur Pagi Hari
Tahun : 1983
Ukuran : 150 cm x 200 cm
Media : Cat Minyak
“Borobudur Pagi Hari” merupakan salah satu karya Affandi yang terinspirasi oleh megahnya candi Borobudur dan lingkungan sekitar pada masa itu, saat Affandi melintas dan memperhatikan Borobudur di pagi hari. Obyek matahari selalu menarik perhatian di beberapa karya beliau sebagai fokus pendukung utama. Warna – warna dingin dan suasana tenang mendominasi lukisan ini karena melukiskan suasana pagi hari yang cerah . Dan dilukisan ini Affandy lebih nenonjolkan obyek alam sebagai latar belakang. Perpaduan warna yang digunakan semakin menghidupkan lukisan tersebut karena warna yang digunakan padu antara warna satu dengan warna yang lain. Dan dilukisan tersebut gambar candi Borobudur terlihat sangat jelas tanpa kita harus menganalisis makna lukisan tersebut. Dan bentuk mataharinya tidak menyerupai matahari tetapi itu semua malah membuat lukisan tersebut bagus karena menyatu dengan warna langit yang ada pada lukisan tersebut. warna hijua di lukisan tersebut menggambarkan pepohonan yang ada di situ. walaupun gambar pohon tersebut tidak jelas tetapi sangat bagus. warnyapun juga kontras dengan warna lainnya. 

2. Kedua, Yakni Para Pejuang
Judul : Para Pejuang
Tahun : 1972
Ukuran : 100 cm x 135 cm
Media : Cat Minyak
Lukisan affandi ini berjudul “Para Pejuang” dilukis menggunakan cat minyak pada tahun 1972. Lukisan ini menggambarkan mengenai semangat pahlawan – pahlawan Indonesia untuk meraih kemerdekaan Indonesia dengan mengorbankan jiwa dan raga mereka untuk Indonesia. Lukisan ini memiliki nilai dan makna historis yang tinggi, dimana karya ini terinspirasi dari semangat baja para Pejuang Indonesia.Warna-warna yang terang, serta keunikan goresan pada lukisan tersebut menjadi satu sebuah kombinasi sempurna dalam karya lukisan bernilai seni tinggi. Akan menjadi koleksi kebanggaan tak ternilai bagi siapapun yang mengkoleksi Karya Lukisan hebat ini. Dalam lukisan ini sangat terlihat perjuangan para pahlawan yang sangat semangat memperjuangkan Indonesia. Dan dalam lukisan tersebut terlihat juga semangat para pahlawan yang sangat berkobar – kobar seperti api. Dan tidak lupa dalam lukisan tersebut adanya bambu runcing, bendera merah putih, serta ikat kepala sebagai ciri khas para pejuang bangsa Indonesia.
Affandi dalam penggunaan warna pada lukisan tidak berdasar pada teori seni yang sangat mengikat akan tetapi menuruti kata hati pada saat berkarya. Affandi lebih menekankan pada ekspresi jiwanya pada saat itu sehingga warna muncul secara naluriah tanpa ada perencanaan secara teoritis. Teknik yang digunakan adalah teknik penuangan cat langsung dari tubenya dan dengan sapuan tangan secara langsung tanpa bantuan kuas atau palet. Kombinasi warna yang tertuang berdasar improvisasi beliau saat berkarya. Tingkat kemurnian seni atau kata lainnya nilai seni semakin tinggi jika mampu menemukan bentuk baru. semakin menyimpang dari bentuk alam semakin tinggi nilai seninya. karena pengartian seni secara murni adalah bukan peniruan bentuk alam, akan tetapi pencitraan bentuk-bentuk baru. Karena Affandi berkarya menuruti kata hati para pengamat seni berdasarkan bentuk lukisan beliau dapat digolongkan aliran Ekspresionisme. Tentunya dalam berkarya Affandi tidak mengarah pada suatu aliran karena akan berpengaruh pada kemurniannya dalam berkarya seni. Pengkategorian aliran dilakukan oleh pengamat seni/kritikus/kurator.